Oleh: Max Adrian

Matahari, bulan, langit, gunung, laut, tanah, manusia, hewan, dan hingga tanaman, merupakan beberapa elemen-elemen yang selalu menjadi daya tarik tersendiri untuk dijadikan objek dalam sebuah seni melukis digital tanpa batas. Bukan hanya elemen-elemen yang telah disebutkan tersebut saja, elemen-elemen lain selalu ditemukan tiap harinya pada tiap-tiap ide para seniman tersebut. Karena tanpa batas, maka tak ada batasan yang membatasi seni itu.

Seni melukis digital tanpa batas, seni apakah yang dimaksud itu? Sebagian orang mendefinisikan bahwa seni tersebut adalah seni fotografi (photography). Beribu definisi yang telah diungkapkan ataupun dipercayai orang-orang, namun satu hal yang pasti fotografi (photography) adalah bagian dari seni, dan seni itu berbentuk atau berwujud dalam sebuah gambar. Namun apakah selalu mengenai gambarkah seni fotografi (photography).

Fotografi, jika berbicara mengenai fotografi, percaya atau tidak percaya, seni fotografi merupakan salah satu seni yang sejak ditemukannya hingga saat ini belum merasakan kematiannya, bahkan dari tahun ke tahun selalu dan selalu saja tumbuh. Bukan hanya mengenai perkembangan tekhnologi saja yang menjadi penunjuk eksistensi seni fotografi, namun sampai mengenai harga dari sebuah assesoris atau peralatan fotografi itu sendiri yang juga membutuhkan waktu yang cukup lama untuk turun ke dalam tingkatan “murah”. Memang fotografi tidak selalu mengenai kata “mahal”, tapi silahkan untuk dilakukan pengecekan statistik tahun ke tahun penurunan harga assesoris atau peralatan fotografi tersebut.

Seni fotografi menjadi suatu hal yang menjanjikan, jika kita melihat dari sudut ekonomi mikro, maka kita dapat melihat keberadaan fotografi disana. Kita ambil contoh beberapa fotografer yang menjajakan foto langsung jadi di tempat-tempat pariwisata, seperti salah satunya di Monas (Monumen Nasional) DKI Jakarta. Kemudian jika kita meninjau dari sudut pandang ekonomi makro, maka kita akan melihat keberadaan seni fotografi yang menjual jasanya dengan harga-harga yang lumayan tinggi, serta dengan fasilitas dan hasil yang memukau pula, ambil contoh keberadaan sekolah-sekolah fotografi maupun toko-toko yang melayani jasa potret-memotret. Bukan hanya bidang seni dan ekonomi, eksistensi fotografi juga mengenai bidang-bidang kehidupan lainnya, dari mulai bidang hukum sampai sosiologi, cakupan eksistensi fotografi menjelma menjadi suatu konstitusi yang luas.

Perkembangan seni fotografi (photography) yang semakin pesat dari tahun ke tahun, juga memaksa pelaku seni tersebut untuk terus mengembangkan lingkup kerjanya. Kita sama-sama mengenal bentuk karya seni fotografi yang berupa gambar, dari awal terciptanya yang masih disajikan dengan 2 warna pasif yaitu hitam dan putih, kemudian berkembang dan berkembang hingga berwarna-warni seperti saat ini, atau mungkin dari yang awalnya diolah dengan melalui tahapan-tahapan pada kamar gelap, hingga keberadaan digital editing atau pula digital printing. Berkembang, berkembang dan terus berkembang, itulah seni fotografi yang selalu dinamis. Pada masa kini, seni fotografi pun tak lagi sebatas menyajikan suatu gambar saja, namun juga berupa karya tulis, walau tetap menunjukkan substantsi dari gambar itu sendiri. Dari tulisan singkat yang berupa captioncaption atau judul dari sebuah foto, ulasan singkat foto tersebut, sampai sebuah cerita yang semakin menghidupkan foto itu sendiri, walau kembali lagi unsur yang menjadi kriteria penilaian baik atau tidak baiknya foto tersebut berupa hidup atau tidak hidupnya, bercerita atau tidak berceritanya foto itu sendiri, namun tetap, saat ini fotografi tidak hanya disajikan dalam bentuk gambar tunggal saja, namun juga ditandemkan dengan sebuah karya tulis.

Travel writer, mungkin dapat dikatakan juga sebagai salah satu jenis kemajemukan seni fotografi yang tidak selalu berupa gambar saja. Walaupun profesi travel writer mengutamakan hasil dari tulisan-tulisan itu sendiri, namun keberadaan sebuah foto yang sangat baik, akan menunjang keberhasilan seorang travel writer. Jurnalis, juga dapat dijadikan sebuah contoh kemajemukan seni ini. Jurnalis kini dituntut untuk dapat merangkap menghasilkan beberapa karya foto yang terkait dengan berita yang akan disajikannya.

Jadi, seiring berkembangnya zaman, diharapkan tidak hanya tekhnologinya saja yang berkembang, namun juga kekreativitasan atau inovasi yang juga berkembang untuk terus menunjukkan eksistensi seni fotografi, bukan hanya sebuah musiman yang datang dan pergi.

SALAM JEPRET

A2 Photoworks

081213005964 / 081318136666
PIN BB : 297A1BEC